Rabu, 17 Desember 2014

Pengaruh BBM Terhadap Perekonomian Indonesia

PENGARUH BBM TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

Kenaikan BBM yang begitu melonjak akhir akhir ini, membawa masalah besar bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia, karena dengan naiknya harga BBM ini akan menjadi kekhawatiran tersendiri yang akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan ekonomi  karena dampak kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi akan mengakibat komponen biaya yang naik pula.

          Kebijakan pemerintah menaikan harga BBM juga menyebabkan perubahan perekonomian secara drastis. Karena Kenaikan BBM ini pasti akan diikuti oleh naiknya biaya produksi, harga barang dan jasa, naiknya biaya distribusi serta menyebabkan inflasi di masyarakat. Sehingga tingkat inflasi mengalami kenaikan dan mempersulit perekonomian masyarakat terutama masyarakat yang berpenghasilan tetap. Dan inflasi itu sendiri tidak mungkin dihindari karena bbm adalah unsur utama atau vital dalam proses produksi dan distribusi barang. Tetapi menaikkan harga BBM juga tidak bisa dihindari pula karena membebani APBN, Sehingga Indonesia sulit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, baik itu tingkat investasi, maupun pembangunan lain yang dapat memajukan kondisi ekonomi nasional.

          Kenaikan harga BBM juga akan sangat berpengaruh terhadap permintaan dan penawaran. Permintaan tersebut adalah keinginan yang disertai dengan kesediaan serta kemampuan untuk membeli barang yang bersangkutan.  Sementara penawaran itu adalah banyaknya jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada tingkat harga dan waktu tertentu. Permintaan dari masyarakat akan berkurang karena harga barang dan jasa yang ditawarkan mengalami kenaikan. Begitu juga dengan penawaran, akan berkurang akibat permintaan dari masyarakat menurun. Harga barang dan jasa menjadi melonjak akibat dari naiknya biaya produksi dari barang dan jasa.  Ini adalah akibat dari kenaikan harga BBM tersebut.

          Masalah lain yang akan muncul akibat dari kenaikan harga BBM ini adalah terhambatnya pertumbuhan ekonomi yang terjadi karena dampak kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi akibat komponen biaya yang mengalami kenaikan. Kondisi perekonomian Indonesia juga akan mengalami masalah. Daya beli masyarakat akan merosot, semakin sempitnya lapangan kerja karena dunia usaha menyesuaikan produksinya sesuai dengan kenaikan harga serta penurunan permintaan barang, dan sebagainya.

     Sementara dengan naiknya tingkat inflasi, diperlukan langkah untuk mengatasinya, demi menjaga kestabilan perekonomian nasional, di perlukan kebijakan pemerintah, dalam hal ini Bank Sentral yakni Bank Indonesia untuk mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat. Jumlah uang yang beredar di masyarakat ini berhubungan dengan tingkat inflasi yang terjadi. Banyaknya uang yang beredar di masyarakat ini adalah dampak konkret dari kenaikan harga BBM.
Dan cara lain mengatasi inflasi ini adalah dengan mengatur tingkat suku bunga.

          Dengan demikian angka inflasi sangat mempengaruhi daya beli masyarakat yang berpenghasilan tetap, dan disisi lain juga mempengaruhi besarnya produksi dari suatu barang dan jasa. Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) akan berdampak bagi masyarakat. Baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak yang signifikan akan terjadi pada tingkat inflasi dan pada kondisi perekonomian nasional dan ujungnya perekonomian akan stagnan dan tingkat kesejahteraan terganggu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar